Yayasan Prakarti Foundation kembali berkontribusi dalam mencerdaskan anak bangsa. Setelah sebelumnya mendirikan SMK Keuangan, SMK Akbar, STIE Prakarti Mulya dan Akbid Laksamana, kini yayasan yang dipimpin Dr. Edi Haryono, SE, MM ini mendirikan perguruan tinggi bernama Institut Edi Haryono Madani Riau (EHMRI).
Menariknya, jika sebelumnya lokasi lembaga pendidikan dibangun di Kota Pekanbaru, EHMRI justru di dirikan di Desa Sam-Sam, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak. Ternyata, daerah ini merupakan tanah kelahiran dari pemilik yayasan. Menurut Edi, muncul ketidakpuasan dalam dirinya ketika berhasil membangun lembaga pendidikan di wilayah lain, namun belum berbuat banyak untuk kampung halaman.
“Ini merupakan bukti pengabdian saya untuk memajukan pendidikan di tanah kelahiran. Semoga kehadiran EHMRI Kandis menjadi salah satu jembatan terbaik untuk putra-putri wilayah ini meraih masa depan yang gemilang ” ungkap Edi Haryono.
Meski baru tahun pertama berdiri, institut yang memiliki nomor izin operasional 446 tahun 2019 ini sudah memiliki mahasiswa yang berjumlah 350 orang. Terdapat enam jurusan yang disediakan diantaranya Manajemen, Akutansi, Hukum, Keguruan, Perbankan, Ekonomi.
Diresmikan Bupati Siak, Alfedri
Sementara itu, peresmian EHMRI dilaksanakan pada Sabtu (18/01) lalu oleh Bupati Siak H. Alfedri, M.Si di halaman Kampus. Dalam kesempatan tersebut, Alfedri mengapresiasi Edi Haryono karena mampu mendirikan perguruan tinggi di tanah kelahirannya.
“Kami atas nama pemerintah Kabupaten Siak hari ini dengan bangga mengapresiasi Pak Edi Haryono seorang putra asal Kandis yang mampu mendirikan perguruan tinggi disini,” ungkapnya.
“Dengan adanya Institut EHMRI, putra putri Kandis tidak perlu keluar daerah untuk mendapatkan pendidikan tinggi. Keberadaan perguruan tinggi ini menjadi salah satu kontribusi besar dalam memajukan Sumber Daya Alam masyarakat Kandis dan sekitarnya” papar Alfedri lagi.
Alfedri menambahkan, kemauan Edi Haryono untuk pulang kampung memajukan daerahnya tentu harus mendapat dukungan. Pemkab Siak tetap akan memberikan beasisiwa bagi mahasiswa yang berprestasi baik jurusan IPA atau IPS dengan IPK minimal 3,0.
Peresmian tersebut juga dihadiri Camat Kandis, Said Irwan, perwakilan Kopertis wilayah Sumatera Tengah, Pengurus Yayasan, dosen, unsur Muspika, serta tokoh masyarakat setempat.
Kehadiran EHMRI juga mendapat apresiasi dari masyarakat Kandis. Seperti yang diungkapkan Abdi, salah satu warga Kandis yang bangga dengan adanya EHMRI.
“Kami sebagai warga Kandis mengucapkan terimakasih kepada Bapak Edi Haryono yang sudah berjuang mendirikan perguruan tinggi di sini. EHMRI diharapkan bisa memberikan akses pendidikan kepada masyarakat kandis dan sekitarnya sehingga tidak jauh-jauh kuliah ke luar daerah,” ungkap Abdi.